Selasa, 23 Agustus 2011

                        Suatu alkisah hiduplah seorang pemuda yang dimana hari-harinya selalu melakukan kemaksiatan. Pada hari pertama ia gunakan untuk meminum minuman keras bersama temannya, hari kedua ia pergunakan untuk berina, dan hari ketiga ia pergunakan untuk merampok.
                                   Sampai suatu ketika sang pemuda ingin bertaubat. lalu dia datang kepada nabi
Muhammad SAW.
ditanyalah pemuda itu   "hai pemuda mengapa kamu terlihat murung sekali".
pemuda itu menjawab, " ya Rasul aku ingin bertaubat dan memeluk agamamu, tapi apakah orang seperti aku
                                      ini bisa bertaubat dan memeluk agamamu?".
Rasul menjawab,           "Siapa saja bisa bertaubat di jalan Allah, jika orang itu benar-benar ingin berubah".
pemuda berkata,           "bagaimana caranya agar aku bisa benar-benar berubah ya Rasul ?".
                                     "Aku hanya memberimu dua syarat". kata Rasul.
                                    "apa itu ya Rasul, tapi jika syarat itu mudah aku akan melaksanakannya dan jika
                                      syarat itu sulit aku akan meninggalkannya?". balas si pemuda.
                                     "yang pertama kau harus mengucap kalimah Syahadat, dan yang kedua kau harus
                                      berkata jujur dimanapun kau berada",jawab Rasulullah.
kata pemuda,                "itu mudah sekali ya Rasul, InsyaAllah aku bisa menjalaninya".
                                 
                                   Kemudian pergilah pemuda itu dari hadapan nabi besar Muhammad SAW, dan terus berjalan. Di tengah perjalanan si pemuda itu bertemu dengan teman-temannya yang asik meminum-minuman keras.                        
                                     "kemarilah pemuda, mari bergabung dengan kami", sapa temannya.
lalu pemuda itu ikut bergabung dengan teman-temannya. dan temannya manyuguhkan minuman keras itu kepada sang pemuda. saat gelas tersebu akan di tempelkan ke mulutnya, pemuda itu teringat akan kata Rasul, dan berfikir jika dia meminumnya lalu rasul bertanya kepadanya, apakah kau masih minum-minuman keras?, jika dia berkata tidak berarti dia tidak jujur dan jika dia berkata iya maka dia malu dengan Rasul. diletakkanlah gelas itu dan pergi dari hadapan teman-temannya. Dia melanjutkan perjalanan kerumahnya. setelah sesampainya di rumah, dia langung memasuki kamrnya dan di kamar tersebut sang pemuda itu mempunyai wanita simpanan yang dimana wanita  itu bukan mahromnya. seperti biasa yang dilakukan pemuda itu yaitu berzina. ketika akan melakukan zina pemuda tersebut tersadar jika dia melakukan zina kemudian bertemu Rasul dan rasul berkata, apakakah kamu masih melakukan zina?, jika aku berkata tidak maka aku tidak jujur dan jika aku berkata iya maka aku malu dengan Rasul. lalu pemuda itu meninggalkan wanita dan rumahnya begitu saja. terus berjalan , sambil menahan lapar karena seharian dia belum makan sedikitpun. kemudian dilihatlah di depan matanya, rumah seseorang yang kaya. masuklah si pemuda itu ke rumah seseorang tersebut. ketika akan mengambil barang-barang berharga untuk di jual, sang pemuda itu lagi-lagi tersadar. di tinggalkanlah rumah yang megah tersebut. kemudian setelah berjalan lama dia bertemu Rasul dan menangis di hadapan rasul dan berkata,
                                  
                                    "ya Rasul agamamu begitu indah dan sempurna Engkau hanya memberiku hanya
                                     dengan dua syarat, maka dengan sekejap aku bisa merubah sifa jelek yang telah
                                      kulakukan bertahun-tahun, dan menempel erat dalam tubuhku".

                                    Dengan adanya kejadian tersebut maka sang pemuda itu bersujud memohon ampunan kepada Allah SWT, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.







Penulis    : Fitra andika putra
E-mail    : andika_putra55@yahoo.com
Facebook: andika_putra55@yahoo.com
twitter    :andika_putra55@yahoo.com